BAGU – Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) semakin mantap melangkah dalam mewujudkan visi besar institusi. Bertempat di Kampus UNIQHBA, Bagu, pada tanggal 29-30 April 2026, telah dilaksanakan prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerjasama sekaligus Workshop Intensif Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran.

Langkah strategis ini dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, yang akan bertindak sebagai institusi pembina bagi UNIQHBA.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pembina Yayasan Qamarul Huda, Ummy Dr. Hj. Baiq Idayatul Aini, M. Hi, sebagai bentuk dukungan penuh pihak yayasan terhadap pengembangan akademik universitas.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UNIQHBA, Dr. H. Menap, S.Kp., M.Kes., menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati. Beliau mengutip kalimat bijak dari pendiri Yayasan Qamarul Huda, TGH. Lalu Moh. Turmudzi Badaruddin, bahwa "Cita-cita itu bisa menembus gunung." Pesan ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh sivitas akademika bahwa pendirian Fakultas Kedokteran bukanlah hal yang mustahil jika diperjuangkan dengan sungguh-sungguh.

"Kami berharap Universitas Diponegoro dapat menjadi guru sekaligus pembina kami secara berkelanjutan. Kehadiran tim dari UNDIP hari ini kami harapkan menjadi awal dari kunjungan-kunjungan produktif berikutnya demi kemajuan UNIQHBA di masa depan," ujar Dr. H. Menap.

Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K)., hadir langsung untuk memberikan arahan. Beliau memberikan apresiasi atas kesiapan UNIQHBA dan berharap kehadiran Fakultas Kedokteran ini nantinya akan membawa dampak positif yang besar bagi institusi serta masyarakat luas.

"Semoga setelah Fakultas Kedokteran resmi dibuka, UNIQHBA semakin ramai dan berkembang pesat menjadi pusat pendidikan kesehatan di wilayah ini," tambah Prof. Yan Wisnu.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan RS Awet Muda Narmada sebagai Rumah Sakit Mitra. Kekuatan infrastruktur kesehatan Yayasan Qamarul Huda juga semakin lengkap dengan hadirnya Klinik Asy-Syifa Qamarul Huda, yang menjadi bagian integral dalam ekosistem layanan kesehatan milik yayasan. Sinergi antara fasilitas kesehatan internal, dukungan yayasan, dan mitra eksternal ini akan menjadi fondasi kuat dalam proses pendidikan klinis mahasiswa.

Setelah prosesi penandatanganan, agenda dilanjutkan dengan workshop intensif yang fokus pada persiapan strategis agar Fakultas Kedokteran UNIQHBA memiliki daya saing unggul dan Unique Selling Point (USP). Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Visi dan Misi Fakultas: Penyelarasan target institusi dengan kebutuhan tenaga medis masa depan.
  • Kurikulum: Penyusunan materi akademik yang komprehensif dan sesuai standar pendidikan kedokteran nasional.
  • Keunggulan Strategis: Menentukan karakteristik khusus yang akan menjadi identitas FK UNIQHBA agar tampil beda dan unggul.

Dengan semangat yang diwariskan oleh pendiri yayasan dan pendampingan berkelanjutan dari Universitas Diponegoro, UNIQHBA optimis dapat menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Nusa Tenggara Barat.